Effect of Adding Local Microorganisms in Pineapple Skin (Ananas comosus l. merr) on NPK Levels in The Manufacture of Liquid Compost Based on Tofu Waste
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan artikel di Jurnal Kesehatan Lingkungan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan kepada jurnal hak untuk melakukan publikasi pertama.
- Karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan (menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun) serta mengadaptasi (mengubah, mengembangkan, dan membuat karya turunan) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa atribusi yang tepat diberikan kepada penulis asli dan sumber, tautan ke lisensi disertakan, serta setiap perubahan yang dilakukan harus dinyatakan.
Setiap adaptasi, modifikasi, atau karya turunan wajib didistribusikan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0), dan tidak diperkenankan menambahkan pembatasan tambahan yang dapat mengurangi hak-hak yang diberikan oleh lisensi ini. - Penulis diperkenankan untuk membuat perjanjian tambahan secara terpisah terkait distribusi non-eksklusif atas versi karya yang telah dipublikasikan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau memasukkannya ke dalam buku), dengan tetap mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali dipublikasikan di jurnal ini.
Referensi
Rosita, R., Hudoyo, A. and Soelaiman, A. (2019) Analisis Usaha, Nilai Tambah, Dan Kesempatan Kerja Agroindustri Tahu Di Bandar Lampung, Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, p. 211. doi: 10.23960/jiia.v7i2.211-218.
Samsudin, W., Selomo, M. and Natsir, M. F. (2018) Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu Menjadi Pupuk Organik Cair dengan Penambahan Effektive Mikroorganisme-4 (EM-4), Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan, 1(2), pp. 1–14.
Azmi, M., HS, E. and Andrio, D. (2016) Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu Menggunakan Tanaman Typha latifolia dengan Metode Constructed Wetland, Jom F TEKNIK, 3(2), pp. 1–5.
Liandari, N. P. T. (2017) Pengaruh Bioaktivator EM4 dan Aditif Tetes Tebu (Molasses) Terhadap Kandungan N, P dan K dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Cair Tahu. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Nugroho, P. (2019) Panduan Membuat Pupuk Kompos Cair. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Kurniawan, A. (2018) Mol Production (Local Microorganisms) With Organic Ingredients Utilizaton Around, Jurnal Hexagro, 2(2), p. 36.
Mulyono (2016) Membuat Mol dan Kompos dari Sampah Rumah Tangga. Jakarta: AgroMedia Pustaka.
Nisa, K. dkk (2016) Memproduksi Kompos & Mikro Organisme (MOL). Pondok Kelapa: Bibit Publisher.
Nuraini, D. N. (2011) Aneka Manfaat Kulit Buah dan Sayuran. I. Edited by B. Rini W. Yogyakarta: Penerbit ANDI.
Sholeha, N. (2020) Pengaruh Penambahan MOL Limbah Tomat (Solanum lycoperisum l) dan MOL Limbah Kulit Nanas (Ananas Comusus l.merr) Terhadap Kualitas Kompos. Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
Herlambang, A. (2002) Teknologi Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu-Tempe, in Teknologi Pengolahan Limbah Cair Industri. Jakarta: Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, p. 712.
Kepmentan RI (2019) Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 tentang Persyaratan Teknis Minimal Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah.
Widari, N. S., Rasmito, A. and Rovidatama, G. (2020) Optimalisasi Pemakaian Starter Em4 Dan Lamanya Fermentasi Pada Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Limbah Cair Industri Tahu, Jurnal Teknik Kimia, 15(1), pp. 1–7. doi: 10.33005/jurnal_tekkim.v15i1.2302.
Titania, E. P. R. V. and Siswanto (2021) Pemanfaatan Kulit Nanas dan Kulit Pisang sebagai Pupuk Organik Cair, Journal of Chemical and Process Engineering, 2(1), pp. 53–58.
Susi, N., Surtinah, S. and Rizal, M. (2018) Pengujian Kandungan Unsur Hara Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Kulit Nenas, Jurnal Ilmiah Pertanian, pp. 46–51. doi: 10.31849/jip.v14i2.261.