The Relationship Between Latrine Ownership and Open Defecation Behavior in Kebagusan Subdistrict, Pasar Minggu
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
(CC BY-SA): Lisensi ini mengizinkan untuk Berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, Mengadaptasi — mencampur ulang, mengubah, dan membangun dari materi tersebut, untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Hak cipta atas artikel yang diterima akan dialihkan kepada jurnal sebagai penerbit jurnal tersebut. Hak cipta yang dimaksud mencakup hak untuk menerbitkan artikel dalam berbagai bentuk (termasuk cetak ulang). Jurnal mempertahankan hak penerbitan atas artikel-artikel yang telah diterbitkan.
Penulis diizinkan untuk menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan dengan membagikan tautan/DOI artikel di jurnal. Penulis diizinkan menggunakan artikel mereka untuk tujuan hukum apa pun yang dianggap perlu tanpa izin tertulis dari jurnal, dengan syarat mencantumkan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
Referensi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Direktorat Kesehatan Lingkungan. Ditjen Kesehatan Masyarakat. Laporan Kinerja Kegiatan Kesehatan Lingkungan Tahun 2021.
Notoatmodjo S. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Rineka Cipta. Bandung. 2007.
Nugraha MF. Dampak Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar Pertama di Desa Gucialit Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang. Kebijakan Manajemen Publik. 2015;3(2):44-53.
Sari AFK., Azizah R, Jalaludin J, Rahmawati I, Sulistyorini L, Yudhastuti R, et al. A Review of Open Defecation (OD) in Indonesia and The Control with Logic Model. Mal J Med Health Sci. 2022;18(2):157-165.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS). Laporan Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2023.
Marinda D, Ardillah Y. Implementasi Penerapan Sanitasi Tempat-Tempat Umum pada Rekreasi Benteng Kuto Besak Kota Palembang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 2019;18(2):89-97.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Hasil Utama Riskesdas 2018.
Diastiningsih Y, Apryanti AR, Tiasari A, Karunia B, Indrayana MI, Kinanti MP. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Open Defecation Free (ODF). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2022;2(1):41-49.
Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu. Laporan Tahunan Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu Tahun 2022.
Widyanti MC. Evaluasi Proses Aktualisasi Program STBM Pilar Pertama Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Wilayah Kerja Puskesmas Seririt II Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 2018;10(3):321-7.
Budiman B, Indiyani S. Factors Affecting the Levels of Open Defecation in Cibaduyut, Bandung, Indonesia. KnE Life Sciences. 2022;67-79.
Paladiang R, Haryanto J, Has EMM. Determinan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Desa Kiritana Kecamatan Kambera. Indonesian Journal of Community Health Nursing. 2020;5(1):33-40.
Apriyanti L, Widjanarko B, Laksono B. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Jamban Keluarga di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. 2019;14(1):1-14.
Anggoro FF, Khoiron, Ningrum PT. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Jamban di Kawasan Perkebunan Kopi. Jurnal Pustaka Kesehatan. 2015; 3(1):171-8.
Putra GS, Selviana. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Sehat di Desa Empakan Kecamatan Kayan Hulu. Jurnal Kesehatan Masyarakat Khatulistiwa. 2017;4(3):238-43.
Giri GBSJ, Purnama MA, Wiratma IPB. Hubungan Beberapa Faktor Internal dengan Perilaku Open Defecation (OD) di Dusun Kandangan Kecamatan Tarik Sidoarjo. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma. 2017;6(2):27-34.
Yulyani V, Dwi DN, Putri DD. Latrine Use and Associated Factors among Rural Community in Indonesia. Mal J of Public Health Med. 2019;19(1):143-51.
Dwiana A, Herawaty L. Determinants of Defecation Behavior among Coastal Community in District of South Buton. BKM Journal of Community Medicine and Public Health. 2017;33(6):273-6.
Putri AAWK, Notes N. Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Status Bebas Buang Air Besar Sembarangan di Desa Ambengan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 2021;11(2):90-8.
Sukma H. Nurjazuli M. Hubungan Pengetahuan, Sikap BAB, dan Kepemilikan Septic Tank dengan Status ODF (Open Defecation Free) di Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal). 2018;6(6):143-9.
Clarke NE, Dyer CEF, Amaral S, Tan G, Nery S V. Improving uptake and sustainability of sanitation interventions in timor-leste: A case study. 2021;18(3):1–13.
Mensah J, Amoah JO, Mattah PAD, Mensah A. Causes and effects of weak enforcement of environmental sanitation laws in Ghana. 2023;33(5):663–84.
Loh HX. Public Health Education in Random Selected Parts of China, with a Focus on Toilet Sanitation. 2025;13(2).
Lolepo JE, Ouma C, Salih AM, Lolepo WI. Impact of Community-Based Health Workers on Community-Led Total Sanitation Implementation on Latrine Ownership and Practice of Open Defecation among Household Members in Turkana County, Kenya. 2024;12(3).
Alemu ZA, Adugna EA, Kidane AW, Girmay AM, Weldegebriel MG, Likasa BW, et al. Prevalence of Open Defecation Practice and Associated Factors Among Households in Geshiyaro Project Implementation Sites in Ethiopia: A Cross-Sectional Study. 2024;18.
Ikhtiar M, Mahmud NU, Asrina A, Arysta A, Khairunnisa P. Social support to eradicate open defecation: raise awareness and promote healthy behavior. 2025;13(1).
Rini WNE, Wardiah R, Desmaryani S. The Open Defecation Free Program Evaluation Using the Context, Input, Process, and Product Model in Jambi, Indonesia. 2024;19(3):209–16.