Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Penjamah Dalam Penanganan Makanan Pada Rumah Makan Di Kabupaten Banjar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rincian Artikel
(CC BY-SA): Lisensi ini mengizinkan untuk Berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, Mengadaptasi — mencampur ulang, mengubah, dan membangun dari materi tersebut, untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Hak cipta atas artikel yang diterima akan dialihkan kepada jurnal sebagai penerbit jurnal tersebut. Hak cipta yang dimaksud mencakup hak untuk menerbitkan artikel dalam berbagai bentuk (termasuk cetak ulang). Jurnal mempertahankan hak penerbitan atas artikel-artikel yang telah diterbitkan.
Penulis diizinkan untuk menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan dengan membagikan tautan/DOI artikel di jurnal. Penulis diizinkan menggunakan artikel mereka untuk tujuan hukum apa pun yang dianggap perlu tanpa izin tertulis dari jurnal, dengan syarat mencantumkan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
Referensi
Kepmenkes RI, 2015. Lampriran 7.8 Pressentase Tempat Pengelolan Makanan Yang Memenuhi Syarat Higiene Sanitasi.
WHO, 2006.Penyakit Bawaan Makanan, Fokus Pendidikan Kesehatan. Jakarta: ECG.
Harisa.T, 2011.Tinjauan Pengetahuan dan Sikap Penjamah Makanan Tentang Keamanan Pangandan Sanitasi di Rumah Makan Sekitar Kampus IPB.
Ningtyas.A, 2016. Hubungan Penerapan Prinsip Hygine Sanitasi Makanan Dengan Cemaran Mikroba Pada Makanan Jadi Kantin Sekolah Wilayah Kerja Puskesmas Tabukan
Notoatmodjo.S, 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku.Jakarta : RinekaCipta.
Notoatmodjo.S, 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : RinekaCipta.