Larutan Tape Singkong (Manihot utilissima) sebagai Atraktan Nyamuk
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rincian Artikel
(CC BY-SA): Lisensi ini mengizinkan untuk Berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, Mengadaptasi — mencampur ulang, mengubah, dan membangun dari materi tersebut, untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Hak cipta atas artikel yang diterima akan dialihkan kepada jurnal sebagai penerbit jurnal tersebut. Hak cipta yang dimaksud mencakup hak untuk menerbitkan artikel dalam berbagai bentuk (termasuk cetak ulang). Jurnal mempertahankan hak penerbitan atas artikel-artikel yang telah diterbitkan.
Penulis diizinkan untuk menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan dengan membagikan tautan/DOI artikel di jurnal. Penulis diizinkan menggunakan artikel mereka untuk tujuan hukum apa pun yang dianggap perlu tanpa izin tertulis dari jurnal, dengan syarat mencantumkan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
Referensi
Suharmiati dan Lestari. 2006. Tanaman Obat dan Ramuan Tradisional untuk Mengatasi Demam Berdarah Dengue. Argomedia.
Yunita EA, Suprapti NH dan Hidayat JW. 2009. Pengaruh Ekstrak Daun Teklan (Eupatorium riparium) terhadap Mortalitas dan Perkembangan Larva Aedes aegypti: Jurnal Bioma 11:11-17.
Kurniati A. 2015. Efektivitas Fermentasi Gula Sebagai Atraktan Nyamuk. Universitas Sumatera Utara, Medan. repository.usu.ac.id. Diakses 25 Januari 2017.
Sayono. 2008. Pengaruh Modifikasi Ovitrap Terhadap Jumlah Nyamuk Aedes yang Terperangkap. Tesis Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Semarang.
Kementerian Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian. 2016. Pembuatan Alkohol dari Kulit Tebu Dengan Ragi Saccharomyces cerevisiae. http://cybex.pertanian.go.id/materipenyuluhan/detail/10625/pembuatan-alkohol-dari-kulit-tebu-dengan-ragi-saccharomyces-cerevisiae. Diakses 1 Februari 2017.
Elevri PS. 2006. Pemanfaatan bioetanol sebagai bahan bakar pengganti bensin: Jurnal Teknik UNDIP. Semarang.
Ridha RM, Nita R, Nur AR dan Dian ES. 2013. Hubungan kondisi lingkungan dan kontainer dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti di daerah endemis DBD di Kota Banjarbaru: Jurnal Epidemiologi dan Penyakit Bersumber Binatang, vol. 4, 3:133-137.
Data Pemetaan DBD Kota Banjarbaru tahun 2014 – September 2016.
Gambaran Umum Wilayah Kota Banjarbaru. 2011. ppsp.nawasis.info/dokumen/.../bp/...banjarbaru/BPS-BANJARBARU-02%20Ok.pdf. Diakses 4 Juli 2017.
Yudhastuti R dan Vidiyani A. 2005. Hubungan kondisi lingkungan, kontainer, dan perilaku masyarakat dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti di daerah endemis demam berdarah dengue Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 1 no. 2 Januari 2005: 170-182
Asnawi M, Sumarlan SH dan Hermanto MB. 2013. Karakteristik tape ubi kayu (Manihot utilissima) melalui proses pematangan dengan penggunaan pengontrol suhu: Jurnal Bioproses Komoditas Tropis, Vol. 1 No. 2, 56-66.
Astuti EP dan S Roy Nusa RE. 2009. Efektifitas Alat Perangkap (Trapping) Nyamuk Vektor Demam Berdarah Dengue dengan Fermentasi Gula. download.portalgaruda.org/article.php?article=78877&val=4901. Diakses 25 Januari 2017.