Effectiveness Of Banana Nangka (Musa Paradisiaca Linn) Skin as A Natural Coagulant In Reducing Turbidity Of River Water
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
(CC BY-SA): Lisensi ini mengizinkan untuk Berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, Mengadaptasi — mencampur ulang, mengubah, dan membangun dari materi tersebut, untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Hak cipta atas artikel yang diterima akan dialihkan kepada jurnal sebagai penerbit jurnal tersebut. Hak cipta yang dimaksud mencakup hak untuk menerbitkan artikel dalam berbagai bentuk (termasuk cetak ulang). Jurnal mempertahankan hak penerbitan atas artikel-artikel yang telah diterbitkan.
Penulis diizinkan untuk menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan dengan membagikan tautan/DOI artikel di jurnal. Penulis diizinkan menggunakan artikel mereka untuk tujuan hukum apa pun yang dianggap perlu tanpa izin tertulis dari jurnal, dengan syarat mencantumkan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
Referensi
Uddin MG, Nash S, Olbert AI. A review of water quality index models and their use for assessing surface water quality. Vol. 122, Ecological Indicators. 2021.
Syeed MMM, Hossain MS, Karim MR, Uddin MF, Hasan M, Khan RH. Surface water quality profiling using the water quality index, pollution index and statistical methods: A critical review. Vol. 18, Environmental and Sustainability Indicators. 2023.
Wutich A, Rosinger AY, Stoler J, Jepson W, Brewis A. Measuring Human Water Needs. Am J Hum Biol. 2020;32(1).
Pohan DAS, Budiyono B, Syafrudin S. Analisis Kualitas Air Sungai Guna Menentukan Peruntukan Ditinjau Dari Aspek Lingkungan. J Ilmu Lingkung. 2017;14(2).
Angriani P, Sumarmi, Ruja IN, Bachri S. River management: The importance of the roles of the public sector and community in river preservation in Banjarmasin (A case study of the Kuin River, Banjarmasin, South Kalimantan – Indonesia). Sustain Cities Soc. 2018;43.
Herliwati H, Rahman M. Loading Capacity of Water Pollution from Cage Aquaculture in South Kalimantan Rivers. J Wetl Environ Manag. 2022;10(1).
Sari, R. (2021). Penyisihan Kandungan Kekeruhan dan TSS Metode Roughing Filter Aliran Horizontal untuk Air Sungai di Kabupaten Tabalong. Skripsi.Program Studi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan.
Effendi, H. (2012) Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Yoyakarta: Kanisius.
BAPPENAS (2010) Peta Jalan Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium di Indonesia.
Badan Pusat Statistik (2019). Survei Sosial Ekonomi. Banjarmasin.
Mujariah, M., Abram, P. H. and Jura, M. R. (2017) „Penggunaan Gel Lidah Buaya (Aloe vera) Sebagai Koagulan Alami Dalam Penjernihan Air Sumur Di Desa Sausu Tambu Kecamatan Sausu‟, Jurnal Akademika Kimia, 5(1), p. 16. doi: 10.22487/j24775185.2016.v5.i1.7995.
Suprihatin and Suparno, O. (2013) Teknologi Proses Pengolahan Air.
Prihatinningtyas, E. (2013) „Aplikasi Koagulan Alami Dari Tepung Jagung Dalam Pengolahan Air Bersih‟, Teknosains, 2(2), pp. 71–158.
Idris, J., Som, A. M., Musa, M., & Hamid, K. H. K. (2013) „Dragon fruit foliage plant-based coagulant for treatment of concentrated latex effluent: Comparison of treatment with ferric sulfate‟, Journal of Chemistry, 2013. doi: 10.1155/2013/230860.
Simangunsong, Doni Pandapotan, Ainun Rohanah dan Adian Rindang. (2017). Pembuatan Arang Aktif Dari Limbah Kulit Pisang Raja (Musa textilia) Untuk Meningkatkan Kualitas Fisik Air. Medan. Universitas Sumatra Utara Medan.