Absorbsi Antosianin Buah Anggur (Vitis vinifera) Pada Kertas Saring Whatmann No. 41 Dan Whatmann No. 42 Untuk Identifikasi Boraks

Isi Artikel Utama

Deny Kurniawan
Vita Pramaningsih
Rusdi Rusdi
Oktavianti Dwi Lesmana

Abstrak

Deteksi boraks dapat dilakukan dengan menggunakan metode uji nyala api, titrasi volumetrik, analisis spektrofotometri serta secara kualitatif menggunakan bahan alam seperti kurkumin dan antosianin. Kandungan antosianin di dalam anggur yang cukup tinggi memiliki potensi pemanfaatan dalam titrasi asam basa sebagai indikator asam basa alami. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui potensi antosianin pada daging dan kulit buah anggur dalam mendeteksi boraks secara alami yang diabsorpsikan pada kertas saring biasa, kertas Whatmann no. 41 dan kertas Whatmann no.42. Kemudian diujicobakan pada sampel pentol bakso dari 5 penjual yang berada di sekitar Samarinda Seberang hingga ke Mangkupalas.  Metode penelitian yang digunakan adalah analisis secara kuantitatif perubahan warna yang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian kertas saring bisa memiliki daya absorbsi yang lebih baik ditandai dengan warna yang pekat dibandingkan Whatmann no. 41 dan Whatmann no.42. Ekstrak kulit anggur dapat mendeteksi boraks lebih jelas dibandingkan dengan buah anggurnya dengan terbentuknya cincin berwarna ungu tua jika direaksikan dengan boraks. Pada pengujian menggunakan sampel pentol bakso dari 5 penjual, diperoleh hasil keseluruhan sampel menggandung boraks. Disimpulkan bahwa kertas saring dari absorbsi antosianin kulit anggur dapat digunakan sebagai alternatif dalam menguji kandungan boraks pada makanan secara kuantitatif.

Rincian Artikel

Bagian
policies
Biografi Penulis

Deny Kurniawan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Kesehatan Lingkungan

Vita Pramaningsih, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Kesehatan lingkungan

Rusdi Rusdi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Kesehatan Lingkungan

Oktavianti Dwi Lesmana, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Kesehatan Lingkungan

Referensi

Triastuti, E., Fatimawati dan Runtuwene, M. R. J. Analisis Boraks pada Tahu yang Diproduksi di Kota Manado. Jurnal Ilmiah Farmasi, Vol 2(01), pp. 69–74. 2013;

Hartati, F. K. Analisis Boraks Secara Cepat, Mudah Dan Murah Pada Kerupuk. Jurnal Teknologi Proses Dan Inovasi Industri, Vol 2(1), pp. 33–37. 2017;

Saputra, F., Sutrisna dan Nurhayani. Uji Efek Ekstrak Etanol 96% Anggur Merah (Vitis vinifera) Terhadap Penurunan Kadar Trigliserida pada Tikus Putih (Rattus Novergicus) yang Diinduksi Triton X-100. Vol 8 (2), pp. 31–38. 2016;

Novitasari, A. E. and Barik, Z. A. Pemanfaatan Ekstrak Antosianin dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus-rosa sinensis. L) Sebagai Indikator Untuk Identifikasi Boraks. 8(16), pp. 8–15. 2018;

Erwin, Nur, M. A. and Panggabean, A. S. Potensi Pemanfaatan Ekstrak Kubis Ungu (Brassica oleracea L.) Sebagai Indikator Asam Basa Alami. Jurnal Kimia Mulawarman, Vol 13(1), pp. 15–18. 2015;

Priska, M., Natalia P, Ludovicus C, Yulius D.N. Review: Antosianin dan Pemanfaatannya. Cakra Kimia Indonesia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry), 6(2), pp. 79–97. 2018;

Oktiarni, D. Siti Nur K, Morina A, Nesbah, Eka A.. Pengaruh Boraks, Asam dan Basa Terhadap Pergeseran Panjang Gelombang Ekstrak Air Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.), Jurnal Gradien, Vol 12(2), pp. 1187–1191. 2016;

Suseno, D. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Kandungan Boraks Pada Bakso Menggunakan Kertas Turmerik, FT – IR Spektrometer dan Spektrofotometer Uv –Vis. Indonesia Journal of Halal, 2(1), p. 1. doi: 10.14710/halal.v2i1.4968. 2019;

Marpaung AM. The Colour Degradation of Anthocyanin-Rich Extract from Butterfly Pea (Clitoria ternatea L.) Petal in Various Solvents at pH 7. Natural Product Research. 2017;

Sumiati. Purple Cabbage Extracts (Brasicca oleracea L.) as Tofu’s Formalin Indicators. Integrated Lab Journal. Vol 7 (1). Available from: https://doi.org/10.14421/ilj.2019.%25x. 2019;

Buyang, Y., dan Pasaribu, Y. P. Uji Kandungan Boraks Pada Bakso Sapi yang Beredar Di Pasar Tradisional Kabupaten Merauke. Magistra: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 3(2), 134-141. 2016;

Shen, Yanqiu, Wanling Zhang, Xiaohan Wei, Guihong Zhou, Hui Xia, dan Dong Liang. Analysis of Polyphenolic Content and Antioxidant Activity of Four Dark Skin Grapes. 05. pp. 1–4. doi: https://doi.org/10.1051/e3sconf/202014501005. 2020;

Nuhman dan Aprily Esti Wilujeng. Pemanfaatan Ekstrak Antosianin dari Bahan Alam untuk Identifikasi Formalin pada Tahu Putih. Jurnal Sains. Vol 7 No.14 hal: 8 – 15. 2017;

Choirul Mochamad Misbachudin., Ferdy S. Rondonuwu., dan Adita Stresno. Pengaruh pH Larutan Antosianin Strawberry dalam Prototipe Dye Sensitized Solar Cell (DSSC). Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana. 2014;

Sayuti, Kesuma dan Rina Yenrina. Antioksidan, Alami dan Sintetik, Penerbit Andalas University Press, Padang. 2015;

Kuntoro, B. Uji Sensitivitas Tester Kit of Borax pada Bakso Daging Sapi. Prosiding Seminar Nasional Pertanian Peternakan Terpadu. Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo. hal: 177 – 189. 2016;

Mishra S.B, Mukerjee A, Singh S. Turmeric: A Time Tested Folk with Ayurvedic Perspective. J of Pharmaceutical and Biomedical Research. 1(2):67 74. 2011.