Pemanfaatan Film Animasi Dengue Hemorrhagic Fever Selama Masa Pandemi Covid-19

Isi Artikel Utama

Septa Katmawanti
Muhammad Al-Irsyad
Farah Paramita
Fandi Achmad Saputra
Dea Aflah Samah
Gladys Cyntya Mahardyka
Purnama Devita Sari
Belisa Fitria Az Zahra Bachtiar

Abstrak

Angka kasus Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) di Malang Raya pada kondisi pandemi COVID-19 mengalami lonjakan. Hal ini disebabkan oleh adanya Program Pembatasan Social Berskala Besar (PSBB), sehingga usaha untuk menanggulangi penyebaran DHF pun tidak dapat berjalan maksimal. penelitian yang bertujuan untuk membuat film animasi yang mempermudah edukasi kepada masyarakat Malang Raya mengenai upaya pencegahan dan penanggulangan wabah DBD di masa pandemi dan masa yang akan datang. Metodologi penelitian yang dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu desain produk dan produk berupa film animasi. Responden penelitian terdiri dari 16 responden dengan rentang usia 15-21 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden belum pernah menonton film animasi DHF. Tanggapan responden menunjukkan adanya potensi kenaikan penderita demam berdarah di masa pandemi COVID-19 yang disebabkan oleh kesadaran diri yang rendah seperti mengabaikan kualitas kesehatannya saat pembelajaran di rumah. Saran untuk film animasi DHF adalah dengan menambahkan informasi tentang cara menguras bak mandi dengan baik secara rutin, mengubur barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai, menanam tanaman pengusir nyamuk, menggunakan obat nyamuk, dan membuat poster atau konten mengenai demam berdarah.

Rincian Artikel

Bagian
policies
Biografi Penulis

Septa Katmawanti, Universitas Negeri Malang

Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Muhammad Al-Irsyad, Universitas Negeri Malang

Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Farah Paramita, Universitas Negeri Malang

Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Fandi Achmad Saputra, Universitas Negeri Malang

Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Dea Aflah Samah, Universitas Negeri Malang

Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Gladys Cyntya Mahardyka, Universitas Negeri Malang

Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Purnama Devita Sari, Universitas Negeri Malang

Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Belisa Fitria Az Zahra Bachtiar, Universitas Negeri Malang

Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Referensi

Susilo A, Rumende CM, Pitoyo CW, Santoso WD, Yulianti M, Herikurniawan H, et al. Coronavirus Disease 2019: Tinjauan Literatur Terkini. J Penyakit Dalam Indones. 2020;7(1):45.

Kemenkes RI. Demam Berdarah Dengue Indonesia. Pedoman Pencegah dan Pengendali demam berdarah di Indones. 2017;5(7):9.

Guzman MG, Gubler DJ, Izquierdo A, Martinez E HS. Dengue infection. Nat Rev Dis Prim. 2016;2(1):1–26.

Indriyani DPR, Gustawan IW. Manifestasi klinis dan penanganan demam berdarah dengue grade 1: sebuah tinjauan pustaka. Intisari Sains Medis. 2020;11(3):694.

Khairunisa. Kepadatan Jentik Nyamuk Aedes sp (House Index) Sebagai Indikator Surveilans Vektor Demam Berdarah Dengue Kota Semarang. Semarang: Universitas Diponegoro Semarang; 2017. 2017;5:8–10.

Kementrian Kesehatan. Data Kasus terbaru DBD di Indonesia [Internet]. 2020. Available from: https://www.kemkes.go.id/article/view/20120300001/data-kasus-terbaru-dbd-di- indonesia.html

CNN Indonesia. Ancaman DBD Mengintai di Tengah Pandemi COVID-19 [Internet]. 2020. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200622130606-255-516002/ancaman-dbd- mengintai-di-tengah-pandemi-covid-19

Azmi F. Surabaya dan Malang Raya Akan PPKM, Ini Detail Kasus COVID-19 6 Daerah. detiknews [Internet]. 2021; Available from: https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5325636/surabaya-dan-malang-raya-akan-ppkm-ini-detail-kasus-covid-19-6-daerah

Nasikhah N. Penyakit DBD di Jatim Capai 6.420 Kasus, Tertinggi dari Malang [Internet]. 2020. Available from: https://www.urbanasia.com/penyakit-dbd-di-jatim-capai-6420-kasus-tertinggi-dari- malang-U17879

Id MV, Allou N, Id VG, Id MA, Id TD, Id MJ, et al. Co-infection of dengue and COVID-19 : A case report. 2020;1–5. Available from: http://dx.doi.org/10.1371/journal.pntd.0008476

Katmawanti S, Nikmatasari L, Nurrochmah S. The Impact of Education and Income on Environmental Health Aspects in Urban Households. 2020;31(Ismophs 2019):95–100.

Soepomo P. Pembuatan Film Animasi Pendek “Dahsyatnya Sedekah” Berbasis Multimedia Menggunakan Teknik 2D Hybrid Animation Dengan Pemanfaatan Graphic. J Sarj Tek Inform. 2013;1(1):387–98.

Cahyadi MW, Arthana IKR, Pradnyana IMA. Pengembangan Media Sosialisasi ” Disiplin Lalu Lintas ” Unit Dikyasa Dengan Animasi Motion Graphic Dan Konsep Art Animasi ” S Tudi Kasus : Unit Dikyasa Satlantas Polres Buleleng ”. J Pendidik Teknol dan Kejuru. 2020;17(2):254–64.

The World Mosquito Program. Dengue Outbreaks More Likely Because of COVID-19 [Internet]. The World Mosquito Program. 2020 [cited 2021 Nov 8]. Available from: https://www.worldmosquitoprogram.org/en/news-stories/media-releases/dengue-outbreaks-more-likely-because-covid-19

Min CH. Dengue risk still high due to low herd immunity, more people working from home. CNA. 2020.

Faridah L, Rinawan FR, Fauziah N, Mayasari W, Dwiartama A, Watanabe K. Evaluation of health information system (HIS) in the surveillance of dengue in Indonesia: Lessons from case in Bandung, West Java. Int J Environ Res Public Health. 2020;17