Studi Komparasi Metode Pengomposan Secara Windrow, Bata Berongga Dan Vermikomposting
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan artikel di Jurnal Kesehatan Lingkungan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan kepada jurnal hak untuk melakukan publikasi pertama.
- Karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan (menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun) serta mengadaptasi (mengubah, mengembangkan, dan membuat karya turunan) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa atribusi yang tepat diberikan kepada penulis asli dan sumber, tautan ke lisensi disertakan, serta setiap perubahan yang dilakukan harus dinyatakan.
Setiap adaptasi, modifikasi, atau karya turunan wajib didistribusikan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0), dan tidak diperkenankan menambahkan pembatasan tambahan yang dapat mengurangi hak-hak yang diberikan oleh lisensi ini. - Penulis diperkenankan untuk membuat perjanjian tambahan secara terpisah terkait distribusi non-eksklusif atas versi karya yang telah dipublikasikan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau memasukkannya ke dalam buku), dengan tetap mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali dipublikasikan di jurnal ini.
Referensi
Aziz, S. Q., Omar, I. A., & Mustafa, J. S. (2018). Design And Study For Composting Process Site. International Journal of Engineering Inventions, 7(9), 09–18.
Darmasetiawan, M. (2004). Daur Ulang Sampah dan Pembuatan Kompos. Ekamitra Engineering.
Dini, Y. M., Zumroturida, A. A., Nurhalisa, S. S., & Saputra, B. H. (2020). Pengelolaan Limbah Domestik Rumah Tangga Menjadi Biokomposter Mikroorganisme Dengan Metode Aerob-Anaerob. Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL), 2(1), 1–7. https://doi.org/10.35970/jppl.v2i1.123
Kartini, N. L. (2018). Pengaruh Cacing Tanah dan Jenis Media Terhadap Kualitas Pupuk Organik. Pastura, 8(1), 49.
Marlina, E. T., Kurnani, Tb. B. A., Hidayati, Y. A., & Badruzzaman, D. Z. (2017). Penyusutan dan Penurunan Nisbah C/N pada Vermicomposting Campuran Feses Sapi Perah dan Jerami Padi menggunakan Eisenia fetida. Jurnal Ilmu Ternak, 17(2), 114–119. https://doi.org/10.24198/jit.v17i1.16841
Simanungkalit, R. D. M., Suriadikarta, D. A., Saraswati, R., Setyorini, D., Hartatik, W., & Anwar, E. K. (2006). Pupuk organik dan pupuk hayati Organic fertilizer and biofertilizer. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Syahid, A., Sudiarso, Prasetya, B., & Aini, L. Q. (2020). Physical and chemical characteristics during composting on different types of compost materials. EurAsian Journal of BioSciences, 14(2), 7921–7928.
Thakur, A., Kumar, A., Kumar, C. V., Kiran, B. S., Kumar, S., & Athokpan, V. (2021). A REVIEW ON VERMICOMPOSTING: BY-PRODUCTS AND ITS IMPORTANCE. Plant Cell Biotechnology And Molecular Biology, 22(11–12), 156–164.
Trivana, L., & Pradana, A. Y. (2017). Optimalisasi Waktu Pengomposan dan Kualitas Pupuk Kandang dari Kotoran Kambing dan Debu Sabut Kelapa dengan Bioaktivator PROMI dan Orgadec. Jurnal Sain Veteriner (JSV), 35(1).
Wierzbowska, J., Sienkiewicz, S., & Załuski, D. (2021). Nitrogen Fractions in Soil Fertilized with Waste Organic Materials. Agronomy, 11(8), 1474. https://doi.org/10.3390/agronomy11081474
Wurff, A. W. G. van der, Fuchs, J., G., Raviv, M., & Termorshuizen, A. J. (2016). Handbook for composting and compost use in organic horticulture. https://doi.org/10.18174/375218
Zakarya, I. A., Khalib, S. N. B., & Mohd Ramzi, N. (2018). Effect of pH, temperature and moisture content during composting of rice straw burning at different temperature with food waste and effective microorganisms. E3S Web of Conferences, 34, 02019. https://doi.org/10.1051/e3sconf/20183402019