Pengetahuan, Perilaku Masyarakat Tentang Sanitasi Dasar Dan Kejadian Diare Di Puskesmas Sebatung Kabupaten Kotabaru

Isi Artikel Utama

Khairina Latifah
Abdul Khair
Noraida Noraida
Juanda Juanda

Abstrak

Angka prevalensi diare di Kabupaten Kotabaru sebesar 8,57%, merupakan kasus diare tertinggi kedua setelah Hulu Sungai Utara. Data kasus diare dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru menyebutkan bahwa Puskesmas dengan jumlah kasus terbanyak adalah Puskesmas Sebatung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang sanitasi dasar dengan kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Sebatung Kabupaten Kotabaru. Desain studi analisis menggunakan metode study case control dengan perbandingan kasus-kontrol 1:2. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat menyumbang 70% kategori baik dan 30% kategori kurang, serta perilaku masyarakat 70% kategori baik dan 30% kategori buruk. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa pengetahuan (p value 0,000 < 0,05) berhubungan dengan kejadian diare, dan perilaku (p value 0,000 < 0,05) berhubungan dengan kejadian diare. Diharapkannya untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku tentang sanitasi dasar.

Rincian Artikel

Bagian
policies
Biografi Penulis

Khairina Latifah, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Program Studi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan

Abdul Khair, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Program Studi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan

Noraida Noraida, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Program Studi Sanitasi Program Diploma 3

Juanda Juanda, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Program Studi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan

Referensi

WHO. Diarrhoea [Internet]. WHO. 2013 [cited 2020 Oct 27]. p. Healt Topics. Available from: https://www.who.int/topics/diarrhoea/en/

Kemenkes RI. Data dan Informasi profil Kesehatan Indonesia 2018. 2018;

Kemenkes RI Badan Penelitian dan Pengembangan. Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar. Kementrian Kesehat Republik Indones [Internet]. 2018;1–100. Available from: http://www.depkes.go.id/resources/download/info-terkini/hasil-riskesdas-2018.pdf

Riskesdas. Laporan Provinsi Kalimantan Selatan Riskesdas 2019. Laporan Riskesdas Nasional 2019. 2019. 493 p.

Azwar. Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Penerbit Mutiara Sumber Widya Press; 1999.

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT.Rineka Cipta; 2014.

Kemenkes RI. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 852/Menkes/Sk/Ix/2008 Tentang Strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. 2008;1–11. Available from: http://www.un.org/millenniumgoals/

Notoatmodjo S. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT.Rineka Cipta; 2010.

Tari BM. Hubungan Pengetahuan Ibu, Umur, Status Gizi Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Bintuhan Tahun 2016. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dehasen Bengkulu. 2016;68–70.

Tomy Wahyudi. Skripsi Hubungan Antara Pengetahuan Dan Perilaku Masyarakat Terhadap Sanitasi Dengan Kejadian Diare Di Wilayah Kerja Puskesmas Wonorejo Samarinda. Program Stud Ilmu Keperawatan Sekol Tinggi Ilmu Kesehat Muhammadiyah Samarinda. 2016;4(1):64–75.