Kemampuan Zeolit Dan Kulit Ubi Kayu Untuk Memperbaiki Kadar Besi (Fe) Dan pH Air Sumur Bor

Isi Artikel Utama

Mutia Wahdini
Munawar Raharja
Syarifudin A.
Zulfikar Ali As

Abstrak

Air tanah biasanya mengandung Fe  yang tinggi dan menyebabkan warna air berubah menjadi kuning-kecoklatan. Berdasarkan hasil uji pendahuluan pada salah satu air sumur bor di Kota Banjarbaru diperoleh kadar Fe 4,62 mg/L dan pH 4,3 yang belum memenuhi baku mutu. Salah satu cara untuk memperbaiki kadar Fe dapat dilakukan menggunakan zeolit dan kulit ubi kayu. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektivitas kombinasi zeolit dan kulit ubi kayu dalam memperbaiki kadar Fe dan pH pada air sumur bor. Jenis penelitian yaitu eksperimen dengan Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian yaitu seluruh air di salah satu sumur bor Kota Banjarbaru. Sampel penelitian yaitu air sumur bor yang diambil sebagian untuk uji coba. Analisis perbed   aan kadar Fe menggunakan uji Kruskal Wallis, kemudian dilanjutkan uji Mann Whitney dengan p-value < ∝ (0,05), artinya terdapat perbedaan kadar Fe yang signifikan setelah diberikan perlakuan antara kombinasi A, B dan C. Berdasarkan hasil penelitian kombinasi C paling efektif dalam memperbaiki kadar Fe dan pH air sumur bor sampai dengan 0,91 mg/L (78,32%) dan 7,2.

Rincian Artikel

Bagian
policies
Biografi Penulis

Mutia Wahdini, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Program Studi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan

Munawar Raharja, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Program Studi Sanitasi Program Diploma 3

Syarifudin A., Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Program Studi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan

Zulfikar Ali As, Poltekkes Kemenkes Banjamasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Program Studi Sanitasi Program Diploma 3

Referensi

Abdi C, Khair RM, Saputra MW. Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Kepok (Musa acuminate L.) Sebagai Karbon Aktif Untuk Pengolahan Air Sumur Kota Banjarbaru :Fe dan Mn. Jukung (Jurnal Tek Lingkungan) 2015.

Bahri S, Musafira, Hardi J, Satrimafitrah P. Pemanfaatan Kulit Ubi Kayu Sebagai Biosorben Pada Penjernihan Air Di Kelurahan Balaroa. Kovalen 2017;

Joko T. Unit Produksi dalam Sistem Penyediaan Air Minum. Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2010.

Notodarmojo S. Pencemaran Tanah dan Air Tanah. Bandung: Penerbit ITB; 2005.

Mujianto B, Purwanti A, Rismini S. Kandungan Besi Air Sumur di Perumahan Huma Akasia Jatiwarna - Pondok Melati, Bekasi. J Ilmu dan Teknol Kesehat 2015.

Heriyani O, Mugisidi D. Pengaruh Karbon Aktif dan Zeolit pada pH Hasil Filtrasi Air Banjir. J UHAMKA 2016.

Sari DE. Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong Sebagai Adsorban Alami Untuk Mengurangi Kadar Besi (fe) Dalam Air Limbah Dengan Sistem Batch. 2020.