Penggunaan Alat Pengatur Konsentrasi Kaporit (Ca(ClO)2) dalam Meningkatkan Efektifitas Desinfeksi Peralatan Makan
Isi Artikel Utama
Abstrak
Keywords : Chlorine (Ca(ClO)2); Disinfection
Rincian Artikel
Penulis yang mempublikasikan artikel di Jurnal Kesehatan Lingkungan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan kepada jurnal hak untuk melakukan publikasi pertama.
- Karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan (menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun) serta mengadaptasi (mengubah, mengembangkan, dan membuat karya turunan) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa atribusi yang tepat diberikan kepada penulis asli dan sumber, tautan ke lisensi disertakan, serta setiap perubahan yang dilakukan harus dinyatakan.
Setiap adaptasi, modifikasi, atau karya turunan wajib didistribusikan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0), dan tidak diperkenankan menambahkan pembatasan tambahan yang dapat mengurangi hak-hak yang diberikan oleh lisensi ini. - Penulis diperkenankan untuk membuat perjanjian tambahan secara terpisah terkait distribusi non-eksklusif atas versi karya yang telah dipublikasikan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau memasukkannya ke dalam buku), dengan tetap mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali dipublikasikan di jurnal ini.
Referensi
Hartono, A., & Widyastuti, P. (2006). Penyakit Bawaan Makanan : Fokus Pendidikan Kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
UU RI Nomor 18. (2012). Tentang Pangan. Jakarta.
Purwidjaja, T. (1992). Keracunan Makanan di Indonesia. Materi Pelatihan Singkat Keamanan Pangan, Standart dan Peraturan Pangan. PAU Pangan dan Gizi IPB.
Depkes RI. (2003). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1098 tentang Persyaratan Hygiene Sanitasi Rumah Makan dan Restoran. Jakarta.
Istiqlaliah, A. (2009). Kualitas Kebersihan Peralatan Makan pada Rumah Makan di Agrowisata Bincau Kabupaten Banjar. Skripsi Politeknik Kesehatan Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan.
BPOM. (2003). Mikrobiologi Pangan. Jakarta: Direktorat Surveilans dan Penyuluhan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya.
Miftahendrawati. (2014). Efek Antibakteri Ekstrak Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans (in vitro). Skripsi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin Makassar.
Depkes RI. (2006). Kumpulan Modul Kursus Hygiene Sanitasi Makanan dan Minuman. Jakarta: Dirjen PPM&PL.
Rahmat, B. (2004). Pengaruh Beberapa Konsentrasi Terhadap Angka Lempeng Total Pada Desinfeksi Alat Makan Plato (Studi di Puskesmas Rawat Inap Sokaraja I Banyumas). Skripsi Basuki Rahmat -- E2A302036.
Saryono. (2008). Metodologi Penelitian Kesehatan. Bandung: Anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Cabang Jawa Barat.
Nurslam. (2013). Konsep Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Widiyanto, M. (2013). Statistika Terapan: Konsep dan Aplikasi SPSS dalam Penelitian Bidang Pendidikan, Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Lainnya (1 ed.). Jakarta: Gramedia.
Wahyono, T. (2009). 25 Metode Analisis dengan Menggunakan SPSS 17. Jakarta: Gramedia.
Ma'at, S. (2009). Sterilisasi dan Desinfeksi. Surabaya: Airlangga University Press.