Ekstrak Lidah Mertua (Sansevieria sp.) Efektif dalam Mereduksi Volatile Organic Compound (VOC)-Benzena Dalam Ruang

Isi Artikel Utama

Kahar Kahar
Mimin Karmini
Ade Kamaludin

Abstrak

Kualitas lingkungan dalam ruangan telah menjadi pertimbangan dalam kesehatan, karena penduduk kota menghabiskan 80-90% waktu mereka di dalam ruangan, dimana polusi udara bisa beberapa kali lebih tinggi daripada di luar ruangan. Tanaman pot dalam ruangan dapat menghilangkan kontaminan yang ditularkan melalui udara seperti senyawa organik menguap (VOC), lebih dari 300 diantaranya telah diidentifikasi di udara dalam ruangan.1 Tanaman lidah mertua (Sansevieria trifasciata) mempunyai banyak kelebihan, seperti mampu bertahan hidup pada rentang waktu suhu dan cahaya yang sangat luas, dan resisten terhadap polutan. Tanaman ini dapat mereduksi sekitar 107 jenis polutan yang  berbahaya di udara, hal ini disebabkan bahan aktif preganane glikosid yang terkandung dalam tanaman Sansevieria sp. yang berfungsi untuk mereduksi polutan menjadi senyawa  asam organik, gula dan asam amino, sehingga kandungan dalam polutan tersebut menjadi aman dan tidak membahayakan kesehatan manusia . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak lidah mertua dalam mereduksi Volatile Organic Compounds (VOCs) dalam ruangan. Metode dalam penelitian ini adalah true experimental design dengan menggunakan desain pre and post-test without control design. Berdasarkan hasil penelitian penurunan kadar benzena dengan menggunakan konsentrasi ekstrak sansevieria dengan rata-rata persentase penurunan, yaitu : Konsentrasi 10 ppm; 98,24%, 20 ppm; 98,47%; 30 ppm; 98,73%. Hasil uji statistik menggunakan Mann Whitney U Test adalah 0,000 < 0,05, maka terdapat hubungan yang bermakna perbedaan konsentrasi ekstrak Sansevieria sp. terhadap pernurunan kadar benzena. Kadar ekstrak Sansevieria yang paling efektif dalam menurunkan kadar benzena di udara adalah 30 ppm dengan persentase rata-rata penurunan adalah sebesar 98,73%.

Rincian Artikel

Bagian
policies
Biografi Penulis

Kahar Kahar, Poltekkes Kemenkes Bandung

Jurusan Kesehatan Lingkungan

Mimin Karmini, Poltekkes Kemenkes Bandung

Jurusan Kesehatan Lingkungan

Ade Kamaludin, Poltekkes Kemenkes Bandung

Jurusan Kesehatan Lingkungan

Referensi

Orwell RL, Wood RL, Tarran J, Torpy F, Burchett MD. Removal of Benzene by The Indoor Plant/Substrate Microcosm and Implications For Air Quality. Water Air Soil Pollut 2004;157(1–4):193–207.

U.S. Departement of Health and Human Services. Toxicological Profile for Benzene. ATSDR’s Toxicol Profiles [Internet] 2007;(August). Available from: https://www.atsdr.cdc.gov/ toxprofiles/tp3.pdf

OECA. Benzene NESHAP FAQ Handbook for Subparts BB and FF. 1997;(September). Available from: https://www.atsdr.cdc.gov/ toxprofiles/tp3.pdf

Megia R, Ratnasari, Hadisunarso. Karakteristik Morfologi dan Anatomi, serta Kandungan Klorofil Lima Kultivar Tanaman Penyerap Polusi Udara Sansevieria trifasciata. J Sumberd Hayati [Internet] 2016;1(2):34–40. Available from: https://journal.ipb.ac.id/index.php/sumberdayahayati/article/view/15361

Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1077/Menkes/Per/V/2011 Tentang Pedoman Penyehatan Udara dalam Ruang Rumah. Jakarta: 2011.

Sriprapat W, Suksabye P, Areephak S, Klantup P, Waraha A, Sawattan A, et al. Uptake of toluene and ethylbenzene by plants: removal of volatile indoor air contaminants. Ecotoxicol Environ Saf 2014;102:147–51.

Haerani N, Arayani A, Nurhasanah N, Akhriani N, Naing IR. Inovasi Produk Sanseviera sebagai Pengharum dan Penyerap Asap. Pena J Kreat Ilm Mhs Unismuh 2016;3(2):516–23.

Gomes KA, Gomez AA. Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian (Kedua). Universitas Indonesia Press; 2007.

Pramono S. Pesona Sansevieria (Astutiningsih, Ed.; Kedua) [Internet]. PT. Agromedia Pustaka; 2008. Available from: www.agromedia.net