Fokus dan Ruang Lingkup

Jurnal Kesehatan Lingkungan: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan adalah jurnal akses terbuka dan ditinjau sejawat (peer-reviewed) yang menerbitkan artikel asli maupun ulasan. Jurnal ini berfokus pada sanitasi lingkungan, entomologi kesehatan, dan mikrobiologi kesehatan, dengan cakupan:
• Sanitasi Air
• Penyakit Berbasis Lingkungan
• Kimia Lingkungan
• Ekologi Lingkungan
• Teknik dan Instrumentasi Kesehatan Lingkungan
• Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
• Kajian Dampak Kesehatan Lingkungan
• Manajemen Kesehatan Lingkungan
• Manajemen dan Administrasi Kesehatan Lingkungan
• Kesehatan Lingkungan Pertambangan
• Kesehatan Lingkungan Perkebunan
• Kesehatan Lingkungan Permukiman di Lahan Gambut
• Investigasi Lingkungan
• Fisika Lingkungan
• Pencemaran Lingkungan
• Toksikologi Lingkungan
• Sanitasi Makanan dan Minuman
• HACCP (Analisis Bahaya dan Titik Kendali Kritis)
• Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
• Sanitasi Rumah Sakit
• Sanitasi Industri
• Kesehatan dan Keselamatan Kerja
• Parasitologi
• Kesehatan Pelabuhan
• Sanitasi Tempat Umum
• Sanitasi Permukiman
• Manajemen Keamanan Laboratorium Kesehatan Lingkungan
• Sanitasi Transportasi, Pariwisata dan Matra
• Sanitasi Tanah
• Surveilans Epidemiologi
• Pengendalian Vektor dan Binatang Pengganggu
• Pengelolaan Limbah
• Pengelolaan Air Limbah
• Sanitasi Air
• Penyediaan Air Bersih


Proses Tinjauan Sejawat

Setiap naskah yang diterima akan dinilai berdasarkan hal-hal berikut:

  1. Orisinalitas dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan
  2. Keandalan metodologi
  3. Relevansi dengan topik yang dipilih
  4. Kekohesifan analisis
  5. Penggunaan tata bahasa yang sesuai dengan Panduan Gaya Jurnal Kesehatan Lingkungan

Seluruh proses peninjauan dilakukan dengan sistem tinjauan buta ganda (double-blind review) dan dikelola oleh editor dalam OJS.


Frekuensi Penerbitan

Jurnal Kesehatan Lingkungan: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli.


Kebijakan Bagian

Artikel

DiperiksaPengajuan Terbuka DiperiksaTerindeks DiperiksaDitinjau Sejawat

Pernyataan Akses Terbuka

Jurnal Kesehatan Lingkungan menyediakan akses terbuka langsung terhadap kontennya dengan prinsip bahwa penelitian tersedia secara bebas kepada publik untuk mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih luas. Jurnal ini tidak membebankan biaya langganan atau akses. Pengguna memiliki hak untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke teks lengkap dari semua artikel.

Anda bebas untuk:

  • Berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam format atau media apa pun
  • Adaptasi — mencampur ulang, mengubah, dan membangun dari materi untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.

Artikel Jurnal Kesehatan Lingkungan tersedia secara terbuka di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA). Artikel dapat dibaca dan dibagikan untuk semua tujuan dengan syarat:

  • Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menyatakan jika ada perubahan.
  • Berbagi Serupa — Jika Anda mencampur ulang, mengubah, atau membangun dari materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda dengan lisensi yang sama dengan aslinya.


Pengarsipan

Jurnal ini menggunakan sistem LOCKSS untuk membuat sistem pengarsipan terdistribusi di antara perpustakaan yang berpartisipasi dan memungkinkan perpustakaan tersebut membuat arsip permanen jurnal untuk tujuan pelestarian dan pemulihan. selengkapnya


Pemeriksaan Plagiarisme

Dalam proses penerbitannya, Jurnal Kesehatan Lingkungan sangat menentang segala bentuk plagiarisme. Jurnal Kesehatan Lingkungan berkomitmen untuk mencegah plagiarisme, termasuk self-plagiarism.

Penulis harus memastikan bahwa mereka telah menulis karya yang sepenuhnya orisinal, dan jika penulis menggunakan karya dan/atau kata-kata orang lain, maka hal tersebut harus dikutip atau dirujuk dengan tepat. Naskah yang ditemukan mengandung masalah ini akan otomatis ditolak dan penulis akan diberitahukan. Selain itu, bagian penting dari karya tidak boleh pernah dipublikasikan sebelumnya.

Sebelum penulis mengirimkan naskah ke Jurnal Kesehatan Lingkungan, sangat disarankan untuk terlebih dahulu memeriksa orisinalitas menggunakan perangkat pemeriksa plagiarisme. Saat mengirimkan artikel untuk diperiksa orisinalitasnya, Jurnal Kesehatan Lingkungan merekomendasikan penggunaan Turnitin Plagiarism Scanner dari http://turnitin.com.

Tingkat kemiripan yang diizinkan adalah maksimal 15 persen. Sebelum menggunakan Turnitin untuk pertama kali, sangat disarankan agar penulis membaca panduan penggunaan alat deteksi plagiarisme tersebut.


Etika Publikasi dan Pernyataan Malpraktik

Jurnal Kesehatan Lingkungan adalah jurnal yang bertujuan menjadi platform peer-review terkemuka dan sumber informasi yang berwibawa. Kami menerbitkan artikel penelitian asli, artikel tinjauan, dan studi kasus yang berfokus pada sanitasi lingkungan, entomologi kesehatan, dan mikrobiologi kesehatan serta topik terkait (lihat: Fokus dan Ruang Lingkup) yang belum pernah dipublikasikan dalam bahasa apa pun, dan tidak sedang dalam proses peninjauan di jurnal lain.

Pernyataan berikut menjelaskan perilaku etis dari semua pihak yang terlibat dalam penerbitan artikel dalam jurnal ini, termasuk penulis, editor, reviewer, dan penerbit (Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin). Pernyataan ini didasarkan pada Panduan Praktik Terbaik COPE untuk Editor Jurnal.

Tugas Penulis

  1. Standar Pelaporan: Penulis harus menyajikan laporan akurat dari penelitian asli yang dilakukan serta diskusi objektif tentang signifikansinya. Peneliti harus menyajikan hasil mereka dengan jujur tanpa fabrikasi, pemalsuan, atau manipulasi data yang tidak tepat. Naskah harus memuat detail dan referensi yang cukup untuk memungkinkan orang lain mereplikasi penelitian tersebut.
  2. Orisinalitas dan Plagiarisme: Penulis harus memastikan bahwa karya yang ditulis sepenuhnya orisinal. Naskah tidak boleh dikirim ke lebih dari satu publikasi secara bersamaan. Semua sumber yang relevan harus diakui dan dirujuk secara tepat.
  3. Publikasi Ganda atau Redundan: Penulis tidak boleh mengirimkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan. Publikasi berulang dari penelitian yang sama tidak diperbolehkan kecuali telah disepakati sebelumnya oleh editor. Jika berasal dari proyek penelitian yang sama, harus jelas dan merujuk pada publikasi utama.
  4. Pengakuan Sumber: Penulis harus mengakui semua sumber data yang digunakan dalam penelitian dan mengutip publikasi yang berpengaruh terhadap karya yang dilaporkan.
  5. Kepenulisan Naskah: Kepemilikan karya harus mencerminkan kontribusi individu terhadap pekerjaan dan pelaporannya. Semua yang memberikan kontribusi signifikan harus dicantumkan sebagai penulis bersama.
  6. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Penulis harus mengungkapkan semua konflik kepentingan baik secara finansial maupun substansial yang dapat mempengaruhi hasil penelitian.
  7. Kesalahan Mendasar: Jika penulis menemukan kesalahan signifikan dalam karyanya, mereka harus segera memberi tahu editor untuk menarik atau memperbaiki artikel tersebut.
  8. Bahan Berbahaya dan Subjek Manusia atau Hewan: Penulis harus menyebutkan jika penelitian melibatkan bahan kimia atau prosedur berbahaya atau subjek manusia/hewan.
  9. Surat Pernyataan: Setiap penulis diwajibkan mengisi Surat Pernyataan bahwa artikel belum pernah dipublikasikan di jurnal, konferensi, atau seminar manapun. Contoh Surat Pernyataan dapat diunduh di sini.

Tugas Editor

  1. Keputusan Publikasi: Berdasarkan laporan tinjauan dari dewan redaksi, editor dapat menerima, menolak, atau meminta revisi naskah. Keputusan harus didasarkan pada nilai ilmiah dan relevansi.
  2. Tinjauan Naskah: Editor harus memastikan bahwa setiap naskah dievaluasi untuk orisinalitas dan diproses melalui peer review yang adil. Editor harus memilih reviewer yang kompeten dan netral.
  3. Perlakuan Adil: Penilaian terhadap naskah harus dilakukan tanpa memandang jenis kelamin, ras, agama, kewarganegaraan, atau afiliasi penulis. Editor harus menjaga integritas dan independensi editorial.
  4. Kerahasiaan: Editor harus menjaga kerahasiaan informasi yang berkaitan dengan naskah yang diajukan oleh penulis. Editor juga bertanggung jawab untuk menilai kepatuhan terhadap perlindungan data dan persetujuan etis dari subjek penelitian.
  5. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Editor tidak boleh menggunakan materi yang belum diterbitkan dalam naskah untuk kepentingan sendiri tanpa izin tertulis dari penulis, dan harus menghindari keterlibatan jika memiliki konflik kepentingan terhadap naskah tertentu.

Tugas Reviewer

  1. Kerahasiaan: Informasi mengenai naskah yang dikirimkan oleh penulis harus dijaga kerahasiaannya dan diperlakukan sebagai informasi yang bersifat rahasia. Informasi ini tidak boleh diperlihatkan atau dibicarakan dengan pihak lain kecuali jika telah mendapat izin dari editor.
  2. Pengakuan Sumber: Reviewer harus memastikan bahwa penulis telah mencantumkan semua sumber data yang digunakan dalam penelitian. Reviewer harus mengidentifikasi karya-karya yang relevan dan telah diterbitkan namun belum dikutip oleh penulis. Jika reviewer menemukan ketidaksesuaian, isu etika, kesamaan substansial dengan publikasi lain, atau dugaan pelanggaran, reviewer wajib segera melaporkannya ke jurnal secara rahasia dan tidak menyelidikinya sendiri kecuali diminta oleh jurnal.
  3. Standar Objektivitas: Peninjauan naskah harus dilakukan secara objektif. Reviewer harus menyampaikan pandangan mereka dengan jelas dan disertai argumen yang mendukung. Reviewer harus mengikuti panduan jurnal dalam memberikan umpan balik yang dibutuhkan dan bersifat membangun agar penulis dapat memperbaiki naskahnya.
  4. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Informasi atau ide yang diperoleh selama proses review harus dijaga kerahasiaannya dan tidak boleh digunakan untuk keuntungan pribadi. Reviewer tidak boleh meninjau naskah yang terdapat konflik kepentingan baik karena hubungan kompetitif, kolaboratif, atau afiliasi dengan penulis, institusi, atau perusahaan terkait.
  5. Ketepatan Waktu: Reviewer harus merespon dalam waktu yang wajar. Jika tidak dapat menyelesaikan review dalam jangka waktu yang ditentukan, reviewer wajib memberi tahu editor agar naskah dapat dialihkan ke reviewer lain.

Tugas Penerbit

  1. Penanganan perilaku publikasi yang tidak etis: Dalam kasus dugaan atau terbukti terjadi pelanggaran etika ilmiah, penerbit bersama dengan editor akan mengambil langkah yang tepat untuk mengklarifikasi dan memperbaiki artikel, termasuk publikasi erratum, klarifikasi, atau pencabutan artikel.
  2. Akses terhadap konten jurnal: Penerbit berkomitmen untuk menjaga ketersediaan permanen dan pelestarian hasil penelitian ilmiah serta menjamin aksesibilitas melalui kemitraan dengan organisasi dan pemeliharaan arsip digital sendiri.

Manajer Referensi

Setiap artikel yang dikirimkan ke Jurnal Kesehatan Lingkungan wajib menggunakan perangkat lunak manajemen referensi seperti Mendeley dengan gaya kutipan Vancouver (Superskrip, tanda kurung, hanya tahun pada tanggal). 


Abstraksi dan Pengindeksan

Jurnal Kesehatan Lingkungan telah terindeks oleh layanan berikut:
  • Google Scholar (2017)
  • PKP Index (2017)
  • Crossref (2019)
  • SINTA - Science and Technology Index (2018)
  • Indonesia OneSearch atau IOS (2017)
  • GARUDA (2018)
  • BASE Bielefeld Search Engine (2017)
  • ROAD (2018)
  • Journalseeker.researchbib.com (2017)
  • The Open Archives Initiative Protocol for Metadata Harvesting (2017)
  • Journal Factor (2017)
  • Eurasian Scientific Journal Index (2017)
  • Worldcat (2019)
  • Dimensions (2020)

Lisensi Konten

Jurnal Kesehatan Lingkungan dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional


Biaya Pemrosesan Artikel

Biaya Pengiriman Artikel: Gratis
Biaya Pemrosesan Artikel (APCs): Rp900.000
Opsi Fast-Track Review: Rp1.500.000

Biaya ini hanya dikenakan setelah artikel dinyatakan diterima untuk diterbitkan. Biaya mencakup proses penyuntingan, penerbitan, pemeliharaan, pengarsipan, dan memungkinkan akses terbuka langsung ke artikel.

Rincian Pembayaran
Semua pembayaran harus ditransfer ke rekening berikut:
Bank: BSI (Bank Syariah Indonesia)
Nomor Rekening: 8509071975
Nama Rekening: Muhammad Pahruddin


Penerbit

Jurnal ini diterbitkan oleh:


Sejarah Jurnal

Jurnal Kesehatan Lingkungan pertama kali diterbitkan pada Juli 1996 atas inisiatif para peneliti di Jurusan Kesehatan Lingkungan Banjarbaru.

Pada awal penerbitannya, Jurnal Kesehatan Lingkungan hanya diterbitkan dalam bentuk cetak dengan ISSN 1829-9407.

Sejak tahun 2016, Jurnal Kesehatan Lingkungan telah diterbitkan secara daring, termasuk semua artikel dari tahun 2014 hingga 2016. Jurnal ini memperoleh ISSN daring dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada tahun 2017.

Pada tahun 2019, jurnal ini mendapat akreditasi selama lima tahun berdasarkan SK Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti No. 36/E/KPT/2019, berlaku dari Volume 16 No. 2 Tahun 2019 hingga Volume 21 No. 1 Tahun 2024.

Setiap edisi Jurnal Kesehatan Lingkungan menerbitkan 20 artikel, dimulai sejak Volume 9 Nomor 1.

Mulai Juli 2024, Jurnal Kesehatan Lingkungan menerapkan kebijakan penerbitan artikel dalam bahasa Inggris.

Pada Juli 2024, jurnal ini juga menerapkan kebijakan baru terkait Biaya Pemrosesan Artikel (APCs), yaitu gratis untuk pengiriman artikel dan Rp900.000 untuk biaya pemrosesan setelah diterima. Biaya ini mencakup proses penyuntingan, penerbitan, pengarsipan, dan akses terbuka penuh.


Tentang Sistem Penerbitan, Platform dan Alur Kerja oleh OJS/PKP

Jurnal ini menggunakan Open Journal Systems versi 3.2.1.4, sebuah perangkat lunak manajemen dan penerbitan jurnal sumber terbuka yang dikembangkan, didukung, dan didistribusikan secara bebas oleh Public Knowledge Project di bawah Lisensi GNU General Public License.