Keluhan Carpal Tunnel Syndrome Pada Pengrajin Purun

Isi Artikel Utama

Lucy Puspita
Arifin Arifin
Junaidi junaidi
Muhammad Pahruddin
https://orcid.org/0000-0002-9678-5097

Abstrak

Carpal Tunnel Syndrome termasuk gangguan  pada otot, saraf, tendon, dan pembuluh darah yang disebabkan oleh aktivitas yang dilakukan berulang-ulang dalam waktu yang lama. Salah satu sektor informal yang bekerja selalu menggunakan tangan dan pergelangan tangan yaitu pengrajin purun di Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama kerja danmasa kerjal dengan keluhan CTS pada pengrajin purun. Salah satu teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah Purposive Sampling dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel yang dikumpulkan adalah 53 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil dari uji penelitian pada variabel lama kerja, nilai sig Pearson chi-square 0,002 (< 0,05) menunjukkan adanya hubungan antara lama kerja dengan keluhan pengrajin carpal tunnel syndrome. Meskipun hasil uji survey time-of-use bervariasi, hasil uji penelitian pada variabel masa kerja , nilai sig  pearson's chi-square sig 0,002 (etlt; 0,05), yaitu artinya adanya hubungan  masa kerja dan keluhan carpal tunnel syndrome  pengrajin purun di Kelurahan  Palam, Kecamatan Cempaka, Kota  Banjarbaru.

Rincian Artikel

Bagian
policies
Biografi Penulis

Lucy Puspita, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Program Studi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan

Arifin Arifin, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Program Studi Sanitasi Program Diploma 3

Junaidi junaidi, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Program Studi Sanitasi Program Diploma 3

Muhammad Pahruddin, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Program Studi Sanitasi Program Diploma 3

Referensi

Anies. Penyakit Akibat Kerja. Jakarta: PT.Elex Media Komputindo; 2005.

Setiawan B. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. 2009

Hastuti R. Cumulative Trauma Disorders pada Tenaga Kerja Bagian Penjahit Konveksi Aneka Gunungpati Semarang. 2011;

Sekarsari D, pratiwi A, Farzan A. Hubungan Lama Kerja, Gerakan Repetitif Dan Postur Janggal Pada Tangan Dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome (Cts) Pada Pekerja Pemecah Batu Di Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2016. J Ilm Mhs Kesehat Masy Unsyiah 2017;2(6):186728.

Arwinno LD. Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Penjahit Garmen. Higeia J Public Heal Res Dev 2018;2(3):407.

Desriani P, Jayanti S, Wahyuni I. Hubungan Sikap Kerja Dan Karakteristik Individu Dengan Gejala Cumulative Trauma Disorders (Ctds) Pada Pekerja Bagian Pencetakan Kulit Lumpia Di Kelurahan Kranggan Semarang Tengah. J Kesehat Masy 2017;5(5):299–310.

Simbolon P, Rodiani, Wulan AJ, Ariwibowo C, Prabowo AY. Carpal tunnel syndrome pada kehamilan. J Medula 2017;7(5):19.

Juliatika. Hubungan Masa Kerja Dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrom Pada Penjahit Di Kecamatan Lowokwari Kota Malang. 2017;5–29.

Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 [Internet]. Jakarta: Republik Indonesia; 2009. Available from: http://www.albayan.ae

Ayu, Diah Kartikasari, Sari Ratih Wardani, Bima DP. Faktor Resiko Suspect Carpal Tunnel Syndrome pada Pemasang Payet (Studi di Dukuh Cemani Desa Bategede Kecamatan Nalumsari Jepara). 2015;8–18.

Ken E, Lisay R, Polii H, Doda V, Skripsi K, Kedokteran F, et al. Hubungan Durasi Kerja Dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome Pada Juru Ketik Di Kecamatan Malalayang Kota Manado. JKK (Jurnal Kedokt Klin 2017;1(2):046–52.

Agustin CPM. Kejadian Sindrom Terowongan Karpal Pada. 2013;1.