Penggunaan High Heels dan Kelelahan Kerja pada Karyawati Mal
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rincian Artikel
(CC BY-SA): Lisensi ini mengizinkan untuk Berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, Mengadaptasi — mencampur ulang, mengubah, dan membangun dari materi tersebut, untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Hak cipta atas artikel yang diterima akan dialihkan kepada jurnal sebagai penerbit jurnal tersebut. Hak cipta yang dimaksud mencakup hak untuk menerbitkan artikel dalam berbagai bentuk (termasuk cetak ulang). Jurnal mempertahankan hak penerbitan atas artikel-artikel yang telah diterbitkan.
Penulis diizinkan untuk menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan dengan membagikan tautan/DOI artikel di jurnal. Penulis diizinkan menggunakan artikel mereka untuk tujuan hukum apa pun yang dianggap perlu tanpa izin tertulis dari jurnal, dengan syarat mencantumkan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
Referensi
Anorgana, P. 2009. Psikologi Kerja. Jakarta; Rineka Cipta.
Silastuti, A. 2006. Hubungan antara Kelelahan dengan Produktivitas Tenaga Kerja di Bagian Penjahitan PT Bengawan Solo Garment Indonesia. Skripsi tidak diterbitkan. Semarang: Jurusan Ilmu Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang.
Fitrihana. 2008. Faktor-Faktor yang Meningkatkan Resiko Muskuloske-leta. http://batikyogya.wordpress. com/2008/8/15. Diakses pada tanggal 25 Januari 2017.
U.S. Departmen of Health and Human Services. Influence Of High Heeled Footwear And Pre-Fabricated Foot Orthoses On Energy Efficiency In Ambulation. FAOJ. 2010; 3(3):1-7.
Ananthan, N. 2015, Gambaran Peng-gunaan Sepatu Hak Tinggi Terhadap Timbulnya Risiko Varises Vena Tungkai Bawah. KTI, Universitas Sumatera Utara http://repository. usu.ac.id/bitstream/123456789/57150/7/Cover.pdf. Diakses 27 Januari 2017.
Tarwaka. 2010. Dasar-Dasar Penge-tahuan Ergonomi Dan Aplikasi Di Tempat Kerja. Solo: Harapan Press.