The Relationship of Home Physical Environment and Family History with Pulmonary Tuberculosis in Gunung Tabur
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
(CC BY-SA): Lisensi ini mengizinkan untuk Berbagi — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, Mengadaptasi — mencampur ulang, mengubah, dan membangun dari materi tersebut, untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Hak cipta atas artikel yang diterima akan dialihkan kepada jurnal sebagai penerbit jurnal tersebut. Hak cipta yang dimaksud mencakup hak untuk menerbitkan artikel dalam berbagai bentuk (termasuk cetak ulang). Jurnal mempertahankan hak penerbitan atas artikel-artikel yang telah diterbitkan.
Penulis diizinkan untuk menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan dengan membagikan tautan/DOI artikel di jurnal. Penulis diizinkan menggunakan artikel mereka untuk tujuan hukum apa pun yang dianggap perlu tanpa izin tertulis dari jurnal, dengan syarat mencantumkan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
Referensi
Adane, A. A., Alene, K. A., & Taye, B. W. (2019). Influence of housing conditions on tuberculosis incidence in northwest Ethiopia: A case-control study. BMC Pulmonary Medicine, 19(1), 1–8. https://doi.org/10.1186/s12890-019-0920-5
Armiatin. (2023). Hubungan kondisi fisik rumah dengan kejadian tuberkulosis (TB paru) di wilayah kerja Puskesmas Kuala Kabupaten Bireuen tahun 2021. Jurnal Kesehatan, 13(1), 104–116.
Baker, M., Das, D., Venugopal, K., & Howden-Chapman, P. (2018). Tuberculosis associated with household crowding in a developed country. Journal of Epidemiology and Community Health, 72(8), 741–748. https://doi.org/10.1136/jech-2017-210204
Barwise, A. K., et al. (2021). Environmental risk factors for tuberculosis: A systematic review and meta-analysis. The Lancet Planetary Health, 5(3), e157–e173. https://doi.org/10.1016/S2542-5196(21)00003-0
Derny, V., Murwanto, B., & Helmy, H. (2023). Hubungan kondisi lingkungan fisik rumah dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Bukit Kemuning tahun 2022.
Dewi, E., Suhartono, S., & Adi, M. (2015). Hubungan faktor lingkungan rumah dengan kejadian TB paru di Kota Magelang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 149–159.
Fatiregun, A. A., & Ejeckam, C. C. (2020). Household environmental conditions and risk of pulmonary tuberculosis in Nigeria. African Journal of Medicine and Medical Sciences, 49(1), 35–44.
Gao, J., et al. (2020). The impact of air ventilation on tuberculosis transmission in households: Evidence from China. Indoor Air, 30(6), 1126–1134. https://doi.org/10.1111/ina.12694
Getahun, H., et al. (2020). Tuberculosis and COVID-19 co-infection: Impact on TB control in low- and middle-income countries. The Lancet Infectious Diseases, 20(10), 1116–1118. https://doi.org/10.1016/S1473-3099(20)30479-6
Islam, M. A., et al. (2021). Social and environmental determinants of tuberculosis in South Asia: A systematic review. International Journal of Tuberculosis and Lung Disease, 25(9), 731–742. https://doi.org/10.5588/ijtld.21.0021
Johnston, J. C., et al. (2018). Housing conditions and risk of tuberculosis infection in Canadian Inuit communities. American Journal of Public Health, 108(3), 333–338. https://doi.org/10.2105/AJPH.2017.304248
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Laporan situasi tuberkulosis di Indonesia. Kemenkes RI.
Marinu, W. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (mixed method).
Naidoo, P., et al. (2020). The impact of socio-economic factors on tuberculosis treatment outcomes in Africa: A systematic review. Public Health Action, 10(3), 125–133. https://doi.org/10.5588/pha.19.0061
Narayani, N. W. E., Tosepu, R., & Karimuna, S. R. (2023). Hubungan kondisi lingkungan fisik rumah dan riwayat keluarga dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Kolaka.
Odone, A., et al. (2018). Tuberculosis among migrants in Europe: The role of housing and social integration. European Respiratory Journal, 51(1), 1701995. https://doi.org/10.1183/13993003.01995-2017
Prakosa, N. O. L. (2022). Hubungan kualitas lingkungan fisik rumah terhadap risiko penyakit TB paru di wilayah kerja Puskesmas Pegirian Surabaya.
Rahman, M., et al. (2019). Household crowding and tuberculosis in urban Bangladesh. Journal of Health, Population and Nutrition, 38(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s41043-019-0174-y
Rita, E., & Qibtiyah, S. M. (2020). Hubungan kontak penderita tuberkulosis terhadap kejadian tuberkulosis paru pada anak.
Rizal, M., et al. (2022). Kepadatan penduduk dan risiko tuberkulosis paru di Jakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 145–152.
Rokhmah, D., et al. (2022). Faktor lingkungan rumah dan kejadian TB paru di Indonesia: Kajian literatur. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 19(2), 145–156.
Rustam, M. Z. A., & A. C. M. (2019). Determinan kesehatan lingkungan pada pasien TB paru di daerah pesisir Kota Surabaya (Studi wilayah kerja Puskesmas Kenjeran). Jurnal Health Science and Prevention, 3.
Sari, D., et al. (2023). Family history and tuberculosis: A study in urban Indonesia. BMC Public Health, 23(1), 78.
World Health Organization. (2021). Global tuberculosis report 2021. WHO.
Widyastuti, U., et al. (2021). Genetic factors in tuberculosis susceptibility: A family-based study in Indonesia. Journal of Medical Genetics, 58(3), 185–190.