Nilai Resistivitas Dengan Variasi Jarak Di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah Gunung Kupang Banjarbaru

Hardiono Hardiono, Imam Santoso, Arifin Arifin

Abstract

Abstrak: Nilai resistivitas dengan variasi jarak di tempat pemrosesan akhir sampah Gunung Kupang Banjarbaru. Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) Gunung Kupang Banjarbaru terletak di Kecamatan Cempaka.  Pembuangan  sampah di TPA ini rata rata  1000 m3 atau 65 - 85 ton per hari.  Pada daerah ini diduga terdapat rembesan air lindi.  Tujuan penelitian ini diperolehnya gambaran pola distribusi akumulasi rembesan air lindi di sekitar TPA Gunung Kupang berdasarkan nilai resistivity (tahanan jenis listrik). Metode penelitian secara  eksperimen    yaitu dengan menetapkan variasi jarak dari lahan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah kemudian dilakukan   pengukuran nilai resistivity lapisan tanah dan batuan. Perlakuan yang dilakukan adalah variasi jarak dari TPA mulai dari 0, 10 meter dan 40 meter sedangkan variabel yang diteliti adalah nilai resisistivitas dari lokasi yang berhubungan TPA. Hasil penelitian menunnjukkan bahwa rerata nilai Resistivitas pada lintasan A (0 m dari TPA ) 13.075Ωm , pada lintasan B (10 m dari TPA ) 30.995 Ωm  dan pada Lintasan C (40m dari TPA ) 91.3 TPA 91.3 Ωm . Ada perbedaan bermakna rata-rata nilai Resisistivitas (p= 0.056). Rata-rata nilai resistivitas lintasan A(0 m dari TPA) dengan Lintasan B (10 m dari TPA). tidak ada perbedaan bermakna (p= 0.74) dan ada rembesan lindi pada jarak 10 m dari TPA. Rata-rata nilai resistivitas lintasan A(0 m dari TPA) dengan Lintasan C (40 m dari TPA) ada perbedaan bermakna (p= 0.027). Rembesan cairan lindi  terbanyak memanjang dari jarak 0 sampai 100 meter pada lintasan A memanjang pada jarak 60 – 72.5 m pada lintasan B dan pada lintasan C memanjang pada jarak 80 – 140 m, dengan nilai resistivitas antara 2 – 8 Ωm. Disarankan penggunaan metode penyelidikan geolistrik konfigurasi Dipole dipole  Res2Dinv D bisa dipakai untuk evaluasi  tentang kemungkinan cemaran lindi dari Tempat pemrosesan Akhir sampah.

 

Kata Kunci : Resistivitas, Jarak dan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah

Full Text:

PDF

References

Revil, A.,1988 “Nature of Surface Electrical Conductivity in Natural Sand, Sandstones, and Clays”, Geophysical Research, 25, 691-694, (1998).

Telford. W.M.., Sheriff, R.E., Geldart, L.P.,1990 “Applied Geophysics”, 2nd ed. New York, Cambridge University Press.

White, P.A.1994, “Electrode arrays for measuring groundwater flow direction and velocity”, Geophysics, 59, 192-201

Loke, M.H.2001, “Electrical Imaging Surveys for Environmental and Engineering Studies, A practical guide to 2-D and 3-D surveys”, Penang – Malaysia.

oke, M. H. 1997. A practical guide to 2-D and 3-D surveys (Online).http://www.geophysik .unikoeln .de/ studium /WS04/ vorlesung/env_geoscience/ chapter2.pdf. diakses pada tanggal 14 Maret 2015.

Grandis, H dan Yudistira, T. 2002. Pencitraan Konduktivitas Bawah Permukaan dan Aplikasinya untuk Identifikasi Penyebaran Kontaminan. http://www.dikti.org/p3m/abstrakHB /AbstrakHB02.pdf

Johanis, S. B. 2002. Aplikasi Metoda Geolistrik dalam Pemantauan Pencemaran Lingkungan (Studi Kasus:Pasir Impun Bandung).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.